Equityworld Futures
- Sejumlah ilmuwan mengatakan virus corona yang berkembang dengan
cepat, akan tetap beredar di antara populasi dunia untuk beberapa waktu.
Namun
satu hal yang disepakati para ilmuwan adalah bahwa vaksinasi COVID-19
penting untuk melawan virus yang telah menewaskan lebih dari dua juta
orang itu.
Dr. T. Jacob John, pejabat kesehatan masyarakat India
terkemuka, mengatakan kepada Associated Press bahwa pada titik tertentu
virus corona akan menjadi "satu hewan lain di dalam kebun binatang" di
mana dunia harus belajar hidup bersama dengan virus itu, seperti polio
atau cacar.
Zimbabwe menerima dosis pertama vaksin COVID-19, Senin
(15/2). Vaksin Sinopharm itu merupakan donasi dari China, namun
pemerintah Zimbabwe juga telah membeli 600.000 dosis tambahan, kata
media pemerintah. Vaksin tersebut diperkirakan akan tiba di negara
Afrika itu bulan depan dan jumlahnya masih jauh dari apa yang dibutuhkan
untuk memvaksinasi jutaan warganya.
Israel membuat langkah besar
dalam memvaksinasi warganya melawan virus corona, namun sekarang
kemajuan itu melambat secara drastis oleh apa yang dikatakan Perdana
Menteri Benjamin Netanyahu sebagai "berita palsu dan takhayul dan
kadang-kadang keyakinan jahat yang ditanamkan di masyarakat dan di
internet."
Israel telah menggiatkan satuan tugas digitalnya untuk
melawan informasi yang salah dan Associated Press mengatakan Israel juga
telah mengerahkan DJ dan menawarkan makanan gratis untuk membujuk warga
datang ke tempat vaksinasi.
Para peneliti mendapati setidaknya
tujuh varian baru COVID -19 di Amerika Serikat. Namun belum jelas,
apakah varian Amerika sangat mudah menular seperti varian Inggris dan
Afrika Selatan.
Kasus harian rata-rata COVID-19 di Amerika telah
turun di bawah 100.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Namun
Amerika tetap berada di urutan teratas sebagai negara dengan kasus
COVID-19 terbanyak.
Ada lebih dari 108 juta infeksi COVID-19 di
seluruh dunia. Amerika memiliki lebih dari 27 juta kasus COVID-19,
diikuti oleh India dengan 10,9 juta kasus dan Brasil dengan 9,8 juta
kasus, sebut Hopkins.
Para ahli kesehatan jiwa memperingatkan
tentang krisis kesehatan jiwa di kalangan orang muda akibat pandemi
virus corona. Pakar kesehatan jiwa mengatakan orang muda mengalami
kesepian dan keputusasaan dan beberapa berpikir untuk bunuh diri dengan
semua pergolakan yang terjadi dalam kehidupan mereka yang masih muda.
Sumber : VOA, Ewfpro
PT Equityworld Futures