Sabtu, 16 Oktober 2021

Equity World Futures Jakarta Cyber2

Equity World Futures Jakarta Cyber2


Saham Tokyo Ditutup Naik Lebih Dari 1,8% | Equity World

Posted: 14 Oct 2021 11:31 PM PDT


 

Equityworld - Saham Tokyo melonjak lebih dari 1,8% pada Jumat (15/10) berkat melemahnya yen dan reli saham AS, dengan fokus beralih ke laba perusahaan serta jelang pemilihan umum di Jepang.

Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,81%, atau 517,70 poin, menjadi 29.068,63, sedangkan indeks Topix yang lebih luas naik 1,86%, atau 36,96 poin, menjadi 2.023,93.(yds)

Sumber : AFP, Ewfpro
Equity World Futures

Jumat, 15 Oktober 2021

Saham Tokyo Ditutup Naik Lebih Dari 1,8% | Equity World

 

Equityworld - Saham Tokyo melonjak lebih dari 1,8% pada Jumat (15/10) berkat melemahnya yen dan reli saham AS, dengan fokus beralih ke laba perusahaan serta jelang pemilihan umum di Jepang.

Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,81%, atau 517,70 poin, menjadi 29.068,63, sedangkan indeks Topix yang lebih luas naik 1,86%, atau 36,96 poin, menjadi 2.023,93.(yds)

Sumber : AFP, Ewfpro
Equity World Futures

Equity World Futures Jakarta Cyber2

Equity World Futures Jakarta Cyber2


Minyak Sedikit Naik Terkait Prospek Permintaan Selama Musim Dingin | Equityworld Futures

Posted: 13 Oct 2021 08:24 PM PDT


 

Equityworld - Minyak bertahan di atas $80 per barel karena investor menilai prospek permintaan menuju musim dingin setelah sebuah laporan menunjukkan kenaikan pada pasokan minyak AS.

West Texas Intermediate naik 0,4% setelah ditutup 0,3% lebih rendah pada hari Rabu. American Petroleum Institute yang didanai industri melaporkan kenaikan 5,21 juta barel dalam kepemilikan nasional pekan lalu, menurut orang yang mengetahui data tersebut. Angka resmi akan dirilis pada hari Kamis.

WTI untuk pengiriman November naik 0,4% menjadi $80,77 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:02 pagi di Singapura.

Pada hari Senin, Acuan minyak AS menyentuh $82,18, level tertinggi sejak Oktober 2014.

MInyak jenis Brent untuk pengiriman Desember naik 0,4% menjadi $83,53 per barel di ICE Futures Europe exchange.(yds)



Sumber: Bloomberg, Ewfpro
Equityworld Futures

Kamis, 14 Oktober 2021

Minyak Sedikit Naik Terkait Prospek Permintaan Selama Musim Dingin | Equityworld Futures

 

Equityworld - Minyak bertahan di atas $80 per barel karena investor menilai prospek permintaan menuju musim dingin setelah sebuah laporan menunjukkan kenaikan pada pasokan minyak AS.

West Texas Intermediate naik 0,4% setelah ditutup 0,3% lebih rendah pada hari Rabu. American Petroleum Institute yang didanai industri melaporkan kenaikan 5,21 juta barel dalam kepemilikan nasional pekan lalu, menurut orang yang mengetahui data tersebut. Angka resmi akan dirilis pada hari Kamis.

WTI untuk pengiriman November naik 0,4% menjadi $80,77 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:02 pagi di Singapura.

Pada hari Senin, Acuan minyak AS menyentuh $82,18, level tertinggi sejak Oktober 2014.

MInyak jenis Brent untuk pengiriman Desember naik 0,4% menjadi $83,53 per barel di ICE Futures Europe exchange.(yds)



Sumber: Bloomberg, Ewfpro
Equityworld Futures

Equity World Futures Jakarta Cyber2

Equity World Futures Jakarta Cyber2


Emas Tahan Gain Karena Turunnya Imbal Hasil Obligasi Jelang IHK AS | Equityworld

Posted: 13 Oct 2021 01:22 AM PDT

 


Equity World - Emas menahan gainnya karena imbal hasil obligasi turun menjelang rilis laporan pada Rabu (13/10) yang diperkirakan menunjukkan inflasi AS tetap tinggi.

Pedagang sedang menunggu data indeks harga konsumen untuk menilai tekanan inflasi dari kenaikan harga energi dan mengukur prospek kebijakan moneter. Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic mengatakan Selasa bahwa lonjakan inflasi tahun ini berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan para otoritas.

Bullion telah berjuang untuk mendapatkan arah akhir-akhir ini karena investor menimbang tekanan harga, mundurnya stimulus era pandemi serta risiko terhadap pertumbuhan ekonomi. Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan keprihatinan pemulihan ekonomi global telah kehilangan momentum dan menjadi semakin terpecah, walaupun sudah diprediksi akan mengalami rebound yang kuat dari resesi Covid-19.

Harga emas di pasar spot stabil di $1.760,80 per ons pada pukul 8:21 pagi di Singapura, setelah naik 0,3% pada hari Selasa. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah. Perak datar, platinum turun, sementara paladium stabil.(yds)

Sumber: Bloomberg, Ewfpro
Equityworld Futures

Rabu, 13 Oktober 2021

Emas Tahan Gain Karena Turunnya Imbal Hasil Obligasi Jelang IHK AS | Equityworld

Equity World - Emas menahan gainnya karena imbal hasil obligasi turun menjelang rilis laporan pada Rabu (13/10) yang diperkirakan menunjukkan inflasi AS tetap tinggi.

Pedagang sedang menunggu data indeks harga konsumen untuk menilai tekanan inflasi dari kenaikan harga energi dan mengukur prospek kebijakan moneter. Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic mengatakan Selasa bahwa lonjakan inflasi tahun ini berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan para otoritas.

Bullion telah berjuang untuk mendapatkan arah akhir-akhir ini karena investor menimbang tekanan harga, mundurnya stimulus era pandemi serta risiko terhadap pertumbuhan ekonomi. Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan keprihatinan pemulihan ekonomi global telah kehilangan momentum dan menjadi semakin terpecah, walaupun sudah diprediksi akan mengalami rebound yang kuat dari resesi Covid-19.

Harga emas di pasar spot stabil di $1.760,80 per ons pada pukul 8:21 pagi di Singapura, setelah naik 0,3% pada hari Selasa. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah. Perak datar, platinum turun, sementara paladium stabil.(yds)

 

Sumber: Bloomberg, Ewfpro
Equityworld Futures

Equity World Futures Jakarta Cyber2

Equity World Futures Jakarta Cyber2


Indeks Hong Kong Dimulai Dengan Koreksi | Equityworld

Posted: 11 Oct 2021 07:53 PM PDT

 

Equity World - Saham Hong Kong dimulai dengan koreksi pada Selasa (12/10) setelah tiga hari mencatat gain, sementara itu investor semakin khawatir mengenai lonjakan inflasi serta krisis energi global.

Indeks Hang Seng turun 1,30%, atau 329,14 poin, menjadi 24.995,95.

Shanghai Composite turun 0,29%, atau 10,41 poin, menjadi 3.581,30, sedangkan Shenzhen Composite di bursa kedua China turun 0,24%, atau 5,69 poin, menjadi 2.397,77.(yds)

Sumber : AFP, Ewfpro
Equityworld Futures

Kim Desak Para Pejabat Korea Utara untuk Atasi "Situasi Suram" | Equityworld Futures

Posted: 11 Oct 2021 07:49 PM PDT

 
 Equityworld - Korea Utara, Senin (11/10), mengatakan pemimpin Kim Jong Un mendesak para pejabat untuk mengatasi "situasi suram" yang dihadapi negara itu dan melakukan upaya yang lebih keras untuk memperbaiki kondisi pangan dan kehidupan rakyatnya.

Tetapi media pemerintah tidak menyebutkan komentar spesifik apa pun terhadap Washington dan Seoul saat melaporkan pidato Kim yang menandai peringatan 76 tahun berdirinya Partai Buruh yang berkuasa.

Negosiasi nuklir antara Washington dan Pyongyang telah terhenti selama lebih dari dua tahun karena ketidaksepakatan dalam pelonggaran sanksi-sanksi yang melumpuhkan, yang dipimpin AS, dan langkah-langkah denuklirisasi Korea Utara.

Negara tersebut telah meningkatkan aktivitas pengujian misilnya dalam beberapa pekan terakhir sementara membuat tawaran perdamaian bersyarat ke Seoul dengan menghidupkan kembali strategi yang menekan Korea Selatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dari Amerika Serikat.

Menurut kantor berita pemerintah KCNA, Kim dalam pidatonya, Minggu, mengatakan partainya bertekad untuk mencapai tujuan ekonomi yang ditetapkan selama kongres partai pada bulan Januari, ketika ia mengakui bahwa rencana ekonomi sebelumnya tidak berhasil dan mengeluarkan rencana pembangunan baru untuk lima tahun ke depan.

KCNA mengatakan Kim mengukuhkan tekad partai untuk secara efisien melaksanakan rencana lima tahun untuk meningkatkan "ekonomi nasional dan memecahkan masalah terkait pangan, sandang dan papan rakyat."

KCNA mengatakan Kim menganalisis "kesulitan yang belum pernah terjadi sebelumnya" yang dihadapi Korea Utara dan menyerukan persatuan partai dalam mengembangkan ekonomi negara dalam menghadapi "situasi suram."

Sejumlah analis mengatakan Kim mungkin menghadapi momen terberat dalam satu dekade kekuasaannya.

Ia gagal memperoleh keringanan sanksi yang sangat dibutuhkan dalam pertemuan puncaknya dengan Presiden Donald Trump pada 2018 dan 2019. Ia juga terpaksa menutup perbatasan negaranya untuk mengantisipasi pandemi virus corona sehingga menekan lebih lanjut perekonomian yang buruk setelah beberapa dekade ditangani secara keliru dan dihadapkan pada sanksi-sanksi berat terkait program senjata nuklir Kim.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pekan lalu beberapa pasokan medis COVID-19 telah tiba di pelabuhan Korea Utara, sebuah indikasi bahwa Korea Utara melonggarkan perbatasannya terkait pandemi untuk menerima bantuan dari luar.

Kim sejauh ini menolak tawaran pemerintahan Biden untuk memulai kembali dialog tanpa prasyarat, dengan mengatakan bahwa Washington harus terlebih dahulu meninggalkan "kebijakan bermusuhan", sebuah istilah yang terutama digunakan Korea Utara untuk merujuk pada sanksi-sanksi dan latihan militer AS-Korea Selatan.

Namun Korea Utara dalam beberapa pekan terakhir juga telah memulihkan jalur komunikasi dengan Korea Selatan dan mengatakan bahwa pihaknya dapat mengambil langkah lebih lanjut untuk meningkatkan hubungan bilateral jika Seoul meninggalkan "sikap bermuka dua" dan "sudut pandang bermusuhan".

Para analis mengatakan Korea Utara memanfaatkan keinginan Selatan untuk menjalin dialog antar-Korea untuk meregangkan hubungan antara Washington dan Seoul dan untuk menekan Korea Selatan agar mengekstrak konsesi dari pemerintahan Biden untuk Korea Utara.



Sumber : VOA, Ewfpro
Equityworld Futures